Semua tentang diksi yang telah lama mengendap di dasar dunia ilusi, juga kehawatiran terhadap narasi yang sudah lama di persiapkan, kini berserakan tercecer di dasar kawah yang anda beri nama takdir dan tergolek lemah di tinggal metaforanya, pun jikalau anda sudi menggoreskan sedikit tinta, mungkin hanya logika tak berguna yang akan mereka dapatkan dari epilognya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment